POKJA PANGAN CENDEKIA ICMI:
TUJUAN, SYARAT DAN FASILITAS BRIGADE PANGAN
(5)
Oleh : Marwah Daud Ibrahim
Kamipun memulai langkah awal dengan mempelajari lebih saksama tentang tujuan, syarat dan cara mendaftar, serta fasilitas dan akses untuk Brigade Pangan.
Intinya, Brigade Pangan dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo agar Indonesia dapat segera berswasembada pangan dan menjadi lumbung pangan dunia.
Adapun syarat atau kriteria
menjadi Brigade Pangan untuk mengolah bersama lahan 200 Ha adalah sbb: 1) Beranggotakan 15 orang; 2) Pendidikan minimal SD (dari lokal) atau SLTA (dari luar), usia 17-39 tahun; 3) Berkarakter jujur, pentang menyerah, dan punya jiwa entrepreneurship; 4) Berkomitmen melakukan kemitraan minimal 5 tahun. 5) Bertekad meningkatkan Provitas.
Tata cara mendaftar Brigade Pangan adalah sbb: 1) Mengajukan pembentukan Brigade Pangan ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) melalui penyuluh pertanian setempat; 2) Melakukan musyawarah Pembentukan Brigade; 3). Menyiapkan berkas persyaratan Calon BP dan menyerahkan ke penyuluh diketahui kepala desa/ Babinsa setempat.; 4) BPP menginput Brigade Pangan ke SIMLUHTAN; 5) BPP melaporkan Brigade Pangan yg sdh terdaftar ke DINAS Pertanian dan Perkebunan di Seksi Penyuluhan; 6). KEPALA DINAS MENETAPKAN BRIGADE PANGAN yang kemudian SK kan oleh. pusat.
Ke 15 orang BRIGADE Pangan mengisi struktur Organisasi yg terdiri atas: Manager, Sekretaris, Divisi produksi ( operator peranaman, Operator tata air, pupuk dan pestisida); Divisi Alsintan (operator Pra panen dan Pasca panen, operator perbengkelan dan suku cadang); Divisi Panen, Pengolahan, Pemasaran dan Hilirisasi; Divisi Keuangan dan Umum.
Setelah secara resmi terbentuk, dapat mengajukan permohonan sarana produksi, al. Benih dan Alsintan sesuai kebutuhan (TR 4, TR 2, Drone, Rice Transplanter, pompa air, combine) kepada Kepala Dinas pertanian dilengkapi data CPCL untuk diteruskan kepada Kementrian Pertanian. BP Juga dibukakan akses pinjaman KUR senilai Rp.50-150 jt per orang bagi BP yg memenuhi syarat, untuk jadi modal berusaha bersama.
Editor : raden sadrun muda
















