Makna memperingati 500 Tahun Kesultanan Banten
Oleh Haji Tb Maani, Waketum Pucuk Umun BABAD BANTEN
Tangerang, Rabu 26/02/2025 (babadbanten.com). Beberapa hari yang lalu, penulis mendapatkan Pamplet Peringatan 500 tahun kesultanan Banten. dipamplet tersebut terpampang Foto Presiden Haji Prabowo Subianto, Dai Kondang asal Pandeglang Banten Dr. Prof. Adi Hidayat dan Tokoh Banten KH Tb Fathul Adzim dan RTb Bambang Wisanggeni Sebagai Sultan Banten ke 18.
Sebagai Warga Banten kita patut bersyukur masih bisa merasakan kehadiran napas jejak leluhur Banten yang pernah menjadi salah satu imperium di Nusantara. Melalui kegiatan Peringatan 500Tahun Kesultanan Banten kita diingatkan kembali tentang jejak-jejak kebesaran Leluhur Banten di masa lalu.
Peringatan 500 Tahun berdirinya Kesultanan Banten merupakan bukti bahwa jejak-jejak leluhur Banten masih ada dan masih hidup dalam sanubari anak keturunannya.
Tentu maknanya akan berbeda rasanya seandainya legitimasi Kekuasaan Kesultanan Banten masih ada sekalipun dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab dalam proses menjadi Indonesia, para dzuriat Kesultanan Banten menjadi bagian yang utuh dan menyatu dalam penegakan negara baru berbentuk Republik yang kemudian disepakati bernama Indonesia.
Nama Indonesia disepakati dalam Sumpah Pemuda pada Tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta yang dihadiri oleh seluruh komponen perjuangan kemerdekaan Bangsa Nusantara dari Imperialisme Barat.
Ketika itu ada tiga point penting yang dicetuskan dalam sumpah pemuda yaitu bertanah air, berbangsa dan berbahasa Satu : Indonesia.
Sumpah Kramat itulah yang kemudian menuntun Bangsa Indonesia 20 tahun kemudian memproklamasikan kemerdekaan Bangsa Indonesia pada Tanggal 17 Agustus 1945 M bertepatan pada Tanggal 9 Ramadhan 1364 H.
Bagi Bangsa Indonesia yang mayoritas penganut beragama tentu meyakini dengan penuh Iman bahwa menyatakan Proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia pada bulan Ramadhan pasti merupakan berkat Rahmat Allah SWT bukan sekedar kerja ikhtiar biasa rakyat Indonesia.
Kemerdekaan Bangsa Indonesia pasti ada campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebab tidak mungkin hal besar terjadi tanpa adanya keterlibatan Tuhan. Inilah yang diyakini oleh bangsa Indonesia. Kemerdekaan Bangsa Indonesia adalah pemberian dari Tuhan dengan didorong oleh keinginan luhur seluruh bangsa Indonesia.
Pernyataan tegas ini termaktub dalam pembukaan UUD 1945. Dan sudah sangat jelas. Bangsa Indonesia merdeka bukan pemberian penjajah kaum Imperialis Barat Belanda ataupun Jepang.
Lalu apa maknanya dengan Peringatan 500 Tahun Kesultanan Banten?
Seandainya saja, disaat itu proses pemulihan legitimasi Kekuasaan Kesultanan Banten dilakukan dan diterimanya tawaran dari Presiden Soekarno agar kesultanan Banten bisa eksis secara legitimate barangkali cerita hari ini akan berbeda.
Barangkali “Kesultanan Banten Gen Z” eksis saat ini bukan dalam topangan sejarah masa lalu. Halu dalam bayangan kebesaran sejarah leluhurnya. Tapi memiliki legitimasi kekuasaan politik sebagai Kesultanan. Inilah PR besar bagi semua dzuriat Kesultanan Banten. Bagaimana legitimasi Kekuasaan Kesultanan Banten bisa pulih. Tentu saja dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945.
Akhirnya sebagai bagian terkecil dari dzuriat Kesultanan Banten penulis mengucapkan selamat memperingati 500 Tahun Kesultanan Banten. Insyaallah semakin Jaya. Amin.
Editor : Soleh Muda
Views: 0






