Beranda / Trending / Politisi Puitis vs Politisi Diplomatis

Politisi Puitis vs Politisi Diplomatis

Politisi Puitis vs Politisi Diplomatis

Oleh: Tubagus Saptani

Tangerang, Selasa 15/09/2025 (babadbanten.com). Menyandang politisi adalah status sosial yang sangat tinggi dan mulia yang diperoleh dari jerih payahnya berjuang bersama Rakyat. Sebab idealnya untuk menjadi Politisi seseorang harus benar-benar seluruh hidupnya untuk mengabdi dan bekerja kepada rakyat dengan durasi masa bakti 5 tahun.

Jalan politik merupakan jalan yang terjal, cerdas, bahkan terkadang licik, picik dengan di imbangi penuh intrik. Maka tidak semua orang mampu dan sanggup menjadi politisi, baik sebagai pimpinan daerah, eksekutif dan legislatif.

Politik bukan sekedar jalan untuk meraih jabatan, kekuasaan dan pengaruh sosial yang besar. Tapi lebih dari itu harus di dasari atas strategi yang mulia muncul dari hati di dukung keinginan rakyat mayoritas. Sesungguhnya seseorang yang sudah menyandang status politisi haruslah sosok yang benar-benar mengabdi hanya untuk kemajuan bangsa dan negara. Politisi sejati haruslah mampu mengayomi rakyat yang menjadi inti basis politiknya. Tanpa akar basis rakyat yang kokoh seorang politisi tidak akan kuat bertahan dari terpaan dan angin puting beliung secara khusus dapil dan secara umum bisa bersifat lokal, regional dan nasional.

Dalam dunia politik yang kita saksikan akhir-akhir ini, politisi lebih banyak berkuah kata, basa basi. Dengan dibungkus kata normatif serta dibumbui sedikit dengan kata puitis (janji) agar terdengar lurus dan merdu.

Padahal masalah rakyat tidak bisa selesai hanya dengan kata berkuah kata, normatif (politis) dan janji (puitis). Politisi sejati harus mampu mendengarkan napas denyut nadi rakyat. Politisi sejati harus mampu berdialog dan berdiplomasi dengan keluhan-keluhan rakyat. Bukan mengumbar janji baru lagi ketika sudah duduk di eksekutif maupun legislatif.

Politisi yang hanya berkuah kata, normatif dan puitis sesuai dengan perkembangan zaman pasti akan terbilas dan tergantikan dengan politisi yang lebih seger jiwa raganya bukan hanya dari segi usianya saja. Memiliki integritas visi dan pandangan politik yang mampu memandu rakyatnya yang telah memilihnya.

Buat kita rakyat bukan hanya kumpulan orang kecil tentu saja rakyat bisa menjadi kumpulan orang banyak bila di kecewakan. Rakyat dan Politisi sangat berkepentingan satu sama lain dengan sosok politisi yang mampu menghadirkan kehangatan jiwa dan raganya kepada rakyat. Kita saat ini sangat membutuhkan politisi yang mampu berdiplomasi (diplomatis) secara sehat dengan rakyat. Bukan Politisi yang berjanji dengan janji baru dan seterusnya.

Sekarang waktunya perubahan itu harus terjadi. Dengan apa? Mari kita sebagai rakyat kebanyakan harus menghadirkan politisi yang hadir bersama kita yang mampu menghangatkan jiwa kita. Bukan yang baru-baru belakangan ini terjadi harus dengan eskalasi dan agitasi massa untuk sekedar menumbangkan keangkuhan dari lingkaran penguasa yang atas nama kelompok.

Editor : TS101

Views: 14

Tag:

Tinggalkan Balasan