Sekolah Filsafat Tubagus
Tangrang, Rabu 03/09/2025 (babadbantn.com). Iblis yang Terkutuk aja Tidak pernah Korupsi, Manusia yang Punya mandat KhalifahNya sangat Suka Korupsi. Sebenarnya, Siapa yang terkutuk?
Kita banyak dibuat tercengang oleh para Politikus, Birokrat dan Aktivis senior yang sudah menjadi penguasa serta para Pemangku Amanah Rakyat. Pasalnya sederhana, mereka menjadi pesakitan karena tertangkap OTT KPK.
Sebagai orang bawah, kita tidak habis pikir, mereka yang sudah mendapatkan gaji, fasilitas mencukupi buat kebutuhan hidup keluarganya, serta kemudahan sosial lainnya masih juga ngais runtah yang tidak penting.
Terbaru, kita menyaksikan Aktivis senior 98 tertangkap OTT KPK. Tentu kita tercengang sebab beliau yang terlihat dan terdengar memiliki prinsip perjuangan yang jelas harus menjadi pesakitan moral yang berat.
Kita masih ingat–sebut saja namanya Noel– satu-satunya relawan Jokowi yang berani pasang badan untuk menjadi saksi kunci bagi saudara Munarman. Sehingga dengan sikap Noel tersebut Munarman di vonis bebas dan terbebas dari potensi hukuman mati.
Ya Noel. Sosok yang mengesankan. Tapi tetap saja Noel manusia biasa. Punya ambisi, punya keinginan dan punya segala rupa sebagai manusia biasa.
Sekarang Noel harus menghadapi dan menjalani semua proses hukum yang menjeratnya. Reputasinya sebagai aktivis angkatan 98 sudah pasti tercoreng. Ya begitulah manusia. Sehebat apapun yang kita lihat tentang sosok manusia. Tidak perlu terpukau. Dan ketika dia tidak sesuai dengan ekspektasi kita tidak juga kagetan. Biasa saja.
Karena manusia bukan malaikat dan juga bukan iblis. Di dalam dirinya ada ruang yang bisa diisi oleh apa saja dan siapa saja.
Kita baru tahu sosok itu yang sesungguhnya setelah kematiannya. Namun itupun hanya kita jadikan sebatas ibroh. Tidak lebih. Seterkutuk Fir’aun dia tetap menjadi pelajaran penting buat kita.
Yang menjadi pikiran kita, mengapa manusia yang punya Mandat Sebagai KhalifahNya begitu suka sekali korupsi? Begitu suka sekali merusak bumi (tanah airnya) sendiri. Padahal sudah jelas manusia dikasih Mandat oleh Tuhan untuk menjaga dan merawat bumi. Tapi kelakuannya justru merusak dan menghancurkan bumi? Apakah ini bukti nyata sikap khianat nya manusia pada Tuhan?
Bukankah sikap khianat adalah ciri manusia munafik? Begitu juga dengan para koruptor yang mengkhianati kepercayaan rakyat sudah ada tanda sebagai manusia munafik.
Oh, apakah dunia ini memang diciptakan khusus untuk gelaran kemunafikan? Tidak ada kebenaran yang benar-benar benar. Tidak ada kesalahan yang benar-benar salah.
Bila kita bertanya ke dalam diri kita, bila iblis saja menolak perintah Tuhan untuk sujud kepada Adam sudah menjadi hambaNya yang terkutuk. Lalu bagaimana manusia yang mengkhianati amanah Tuhan apakah menjadi hambaNya yang terkutuk juga?
Bila Iblis dikutuk karena menolak perintah sujud kepada Adam Alaihissaalam. Dan Manusia mengkhianati Amanah Tuhan namun tidak dilabeli Hamba yang terkutuk. Lalu dimanakah keadilan Tuhan?
Tubagus Aria Soleh
Siswa Sekolah Filsafat Tubagus
editor : TS101
Views: 19







