Beranda / Trending / Eggi Sudjana Minta Maaf Ke Jokowi, Semoga Tulus

Eggi Sudjana Minta Maaf Ke Jokowi, Semoga Tulus

Eggi Sudjana Minta Maaf Ke Jokowi, Semoga Tulus

Oleh: Tubagus Saptani, S.E., M.E

Tangerang, Sabtu 10/01/2026 (babadbanten.com). Eggi Sudjana Minta Maaf Ke Presiden Ke 7 Ir Haji Jokowi perlu kita apresiasi dengan positif. Langkah Enggi kita pandang merupakan langkah bijaksana seorang aktivis senior yang sudah masuk ranah berfikir seorang negarawan.

Sederhananya begini. Sosok Eggi Sudjana yang dikenal sebagai aktivis tanpa urat takut sejak zaman Orde Baru melakukan langkah menemui Jokowi Presiden ke 7 karena “isyu ijazah palsu” untuk meminta maaf kita melihatnya itu merupakan lompatan besar bagi sosok Eggi.

Kita tidak tahu “wangsit” apa yang Eggi dapat sehingga mau melakukan hal tersebut. Tapi yang pasti kita melihat itu langkah sangat positif dan menunjukkan sikap bahwa Eggi Sudjana sudah masuk pada ranah berfikir Negarawan.

Ranah berfikir Negarawan adalah seseorang sudah tidak lagi berfikir untuk kepentingan dirinya sendiri. Egois terhadap dirinya sendiri. Tapi sudah berfikir bagaimana bangsa ini tetap bisa eksis dan maju di masa depan. Nah apakah “isyu ijazah palsu” yang getol Eggi selalu suarakan itu bermanfaat buat Bangsa ke depan?

Mungkin saja di tanah ini Eggi mendapatkan “pencerahan” Ruhani. Untuk hal ini hanya Eggi yang tahu persis.

Buat kita, tentu langkah Eggi Sudjana ini berharap bisa diikuti oleh Roy cs. Mulailah pindah Kuadran berfikir. Dari Kuadran “nyinyir” ke kuadran berfikir “solutif” dan “masa depan”.

Sikap oposisional yang ditunjukkan di panggung pertunjukkan haruslah yang mencerahkan dan memiliki dampak manfaat yang besar bagi bangsa dan negara.

Secara logika awam, isyu “ijazah palsu” tidak bermanfaat apa-apa. Dan rakyat tidak mendapatkan manfaat apa-apa kecuali bikin kegaduhan yang terus-menerus berisik.

Bila kita membaca tanda-tanda zaman fase politik kita saat ini adalah bukan lagi fase “pencitraan”. Rakyat tidak lagi tertarik pada sosok-sosok politisi yang hanya membangun pencitraan palsu di medsos, media spanduk atau apapun. Sekarang zamannya, rakyat ingin melihat dan merasakan sosok politisi yang langsung terlibat dan hadir menyelesaikan masalah-masalah yang menghimpit rakyat.

Kita harus tahu, sekarang panggung Politik berbeda dengan Panggung Komedi “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono yang hanya bisa membuat tertawaan politik.

Jangan sampai Roy cs hanya berfikir Isyu “ijazah palsu” menjadi bahan lelucon komedi Pandji tanpa melihat yang substansial kemanfaatan dari Isyu tersebut.

Jadi, langkah Eggi Sudjana menemui Jokowi Presiden ke 7 untuk meminta maaf merupakan cara cerdas sosok aktivis yang sudah tercerahkan.(10155)

Editor : Tubagus XVII

Views: 113

Tag:

Tinggalkan Balasan