Beranda / Trending / ANTARA KAUM TSAMUD, THOMAS ANDREWS DAN DONALD TRUMP

ANTARA KAUM TSAMUD, THOMAS ANDREWS DAN DONALD TRUMP

Banten (babadbanten.com). Banyak kaum jadul, di satu sisi tercatat sukses mengukir prestasi tersendiri. Hanya saja endingnya bernasib tragis, karena kearoganannya. Sebutlah di antara mereka adalah Kaum Tsamud ( umat Nabi Shaleh-‘Alaihis Salam-).

Kaum Tsamud, masyhur karena kecerdasan budayanya. Mereka menjadi petani dan peternak sukses. Satu lagi sisi lebihnya,, mereka terampil di bidang artistik. Hingga gunung-gunung cadas berbatu, mereka sulap menjadi gedung-gedung megah nan indah. Oleh karena itu, sangatlah logis andai mereka ( kaum Tsamud) maju, makmur serta sejahtera, ( al-A’raf : 74).

Karena merasa digjaya dan unggul dalam budaya (peradaban), mereka menjadi pongah, arogan dan sombong. Ketika diajak oleh Nabi Shaleh-‘Alaihis Salam-supaya beribadah kepada Allah, bukan saja tidak merespon; malah justru mereka menantang agar diturunkan azab.

Karena sungguh keterlaluan, Allah akhirnya membikin perhitungan tersendiri kepada mereka. Wujudnya, mereka digempur dengan gempa bumi dan hujan batu yang dahsyat. Gedung-gedung megah, seketika roboh, luluh lantak rata dengan tanah. Dan mayat-mayat bergelimpangan di sepanjang jalan (al-Qamar : 23-40). Yang semula unggul, digjaya dan adidaya, akhirnya hancur, hanya meninggalkan reruntuhan sejarah yang mengenaskan.

Kasus lain, masih ingat tragedi kapal Titanic, yang sempat diangkat ke layar lebar hingga menjadi salah satu film yang menarik perhatian masyarakat dunia. Adalah Thomas Andrews merasa, bahwa Titanic hasil rancangannya adalah kapal pesiar yang sungguh paling hebat di dunia. Hingga dengan sombongnya, dia berkata, “God himself could not sink the Titanic”, ( Tuhan sendiri tidak akan bisa menenggelamkan Titanic ).

Namun apa yang terjadi berikutnya? Pada 14 April 1912, tiba-tiba menabrak gunung es. Tidak lama kemudian, kapal pesiar ( Titanic ) termewah itu pun tenggelam. Korban tewas mencapai 1.514 orang termasuk di dalamnya adalah Thomas Andrews sendiri.

Para inohong terdahulu yang pongah, sombong serta arogan tersebut, ternyata diteruskan oleh generasi berikutnya. Dalam konteks kekinian, tampaknya sangat pas andai direpresentasikan pada sosok seorang Donald Trump ( presiden baru terpilih Amerika). Dengan pongah, arogan dan sombongnya dia mengancam penduduk Gaza (bangsa Palestina yang lemah dan tertindas) seraya mengatakan, “In December that there will be “hell to pay” if hostages held by Hamas in Gaza are not released by his inauguration on Jan. 20”. ( pada bulan Desember, akan ada “ neraka yang harus dibayar ” jika sandera yang ditawan Hamas di Gaza tidak dibebaskan sebelum pelantikannya pada tanggal 20 Januari).

Allah Maha Mendengar ucapan “bangusmu”. Rupanya kamu ingin bernasib seperti kaum Tsamud atau kapal Titanic. Belum juga sampai ke tanggal 20 Januari 2025, Allah lebih cepat merespon ancaman kamu (Donald Trump).

Ternyata, bukan Gaza ( Palestina), justru yang jadi “Neraka”, adalah Negera kamu sendiri. Buktinya, Los Angeles kota terbesar kedua di Amerika Serikat, setelah New York. Sejak tanggal 7 Januari hingga sekarang, resmi menjadi “Neraka Dunia”. Kini tengah terjadi kebakaran hebat yang amat sangat luar biasa.Tidak tanggung-tanggung, konon telah menghanguskan 40.000 hektar lahan di wilayah Greater Los Angeles dan menghancurkan lebih dari 12.300 bangunan. Accu Weather memperkirakan kerugian ekonomi akibat kebakaran tersebut, kisaran 250-275 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.000 triliun hingga Rp 4.469 triliun. Sungguh fantastis.

Kamu boleh berdalih itu adalah peristiwa alam biasa yang lumrah terjadi. Namun Allah lebih dahsyat bertindak di luar prediksi dan kalkulasi kesanggupan nalar kamu. Masih pula mau pongah, arogansi dan sombong? Mereka berbuat makar. Allah pun berbuat yang sama. Malah makar Allah jauh lebih hebat ( Ali Imran : 45). Wallahu A’lam bi al-Shawab. (red/ts/101)

editor soleh dan fitra

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan