Beranda / Trending / BANK BESAR DUNIA

BANK BESAR DUNIA

BANK BESAR DUNIA

Oleh Dr Safari Ans

Jakarta, Jumat 11/04/2025 (babadbanten.com). Dari tulisan saya terakhir, sebenarnya teman-teman bisa memahaminya. Bahwa Harta Amanah Nusantaran (Seoskarno) itu ibarat kerja sebuah Bank Besar Dunia.

Pemilik aset disebut nasabah atau owner yang uangnya (asetnya) dikelola orang Bank Besar Dunia. Dalam struktur Bank Besar Dunia itu ada Dewan Direksi. Disitu ada Direktur Utama, dia adalah M1. Kemudian ada 3 pendamping utama, yakni CEO, CEI (IT), dan ada CEC (Control). Lalu di bawahnya ada 7 direktur dan seterusnya. Artinya uang atau aset didalamnya bukan punya Dirut Bank Besar Dunia itu tetapi hanya titipan nasabah kepada sistem Bank Besar Dunia. Yang punya uang atau aset tetaplah yang empunya. Makanya bersifat titipan atau disebut amanah. Itu struktur M1.

Tetapi dalam hirarki Dewan Pengawas. Pemimpin Tertingginya ada Anak Dewa itu. Dibawahnya merupakan tim kerjanya. Ada Allah (Tuhan) sebagai pemegang dan penguasa tertinggi. Dibawahnya ada Nabi Muhammad dan Nabi lainnya. Dibawahnya lagi ada Wali Kutub, Ada Wali Sembilan Dibawahnya lagi ada tokoh-tokoh penting keagaaman (para resi, pendeta, ulama) dan ahli ekonomi, keuangan dan bank. Struktur ini saya sebut sebagai berifat Ilahiyah atau Spiritual Power. Makanya yang zalim dalam sistem Bank Besar Dunia ini hukumannya mati cepat. Apabila berbuat salah pasti mati. Tidak ada toleransi terhadap kesalahan karena berhubungan secara Ilahiyah, sang pemilik atau penguasa nyawa manusia.

Owner tetap tidak berubah. Hanya saja owner dalam sistem kerja Bank Besar Dunia ini tidak bisa berbuat sesuka hatinya. Ada aturan Bank Besar Dunia yang harus dia patuhi, ditaati, dan ikuti, ketika sebuah pencairan rekening atau asetnya. Melalui prosedur yang telah ditetapkan oleh Dewan Direksi dan Dewan Pengawan Bank Besar Dunia tadi. Karena berbahaya bagi keselamatan planet bumi, kalau owner beruang besar bisa berbuat sesuka hatinya. Karena prinsip utama Bank Besar Dunia ini adalah untuk memakmurkan kehidupan umat manusia dan membuat peradaban baru umat yang lebih baik dan nyaman untuk semua suku, semua bangsa, semua negara, dan semua agama. Itulah yang disebut The World of Order. Salam Safari Ans.

editor : Raden Saderun Muda

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan