Beranda / Trending / Untuk bisa merayakan Idul Fitri Perlu Perjuangan Ucap KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy

Untuk bisa merayakan Idul Fitri Perlu Perjuangan Ucap KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy

Untuk bisa merayakan Idul Fitri Perlu Perjuangan Ucap KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy

Tangerang, Ahad 30/03/2025 (babadbanten.com).  Alhamdulillah Pemerintah sudah menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari Senin tanggal 31 Maret 2025. Buat kita Umat Islam yang sudah menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan penetapan Hari Raya Idul Fitri ini sangat penting dan spesial. Sebab untuk bisa merayakan Idul Fitri buat Umat Islam diawali dengan perjuangan. Baik secara mental spiritual dan material.

Meskipun kelihatannya sederhana, namun dalam pelaksanaannya tidak semua orang bisa melaksanakan Puasa Ramadhan. Bila merujuk kepada Al-Qur’an ternyata memang Allah SWT menyerunya hanya kepada orang-orang beriman saja.

Hal tersebut disampaikan oleh Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy Waktal 38 PPS Sirnarasa Ciamis kepada babadbanten.com di kediaman beliau di Pesantren Daarussa’adah Kp Doyong kelurahan Alamjaya Jatiuwung Kota Tangerang Banten.

Puasa, ucap Kyai Tubagus Sehabudin merupakan ibadah tertua. Semua umat beragama pasti ada Ibadah Puasanya. Ya, memang yang paling populer Ibadah Puasa itu di kalangan Umat Islam. Ucap Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy.

Dalam pandangan Kyai Sehab lebih dalam, bahwa puasa itu harus lahir batin. Tidak cukup hanya menahan dahaga dan menahan lapar. Namun Ibadah puasa juga harus melibatkan jiwa batin kita. Istilahnya Puasa Lahir Batin.

Seandainya, ujar Kyai Tubagus Sehabudin, umat Islam di Indonesia melaksanakan puasa lahir batin disetiap bulan Ramadhan kita bisa membayangkan betapa Bangsa kita akan menjadi Bangsa orang-orang yang bertaqwa.

Kita, lanjut Kyai Sehab, berandai saja dari total 300 juta penduduk, 50 persen saja tersibgho Ramadhan setelah melaksanakan Puasa Ramadhan tentu saja akan berdampak sangat positif buat bangsa dan negara. Sebab rakyat Indonesia sudah menjadi rakyat bertakwa dalam makna yang sesungguhnya.

Buat kita Umat Islam, tutur kyai Sehab, untuk bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri tidak gratisan. Harus berjuang lahir batin. Dengan biaya yang tidak sedikit. Maka kita harus rawat kemenangan ini jangan sampai terbuang percuma, hilang tanpa jejak lenyap tanpa bekas. Artinya setelah lebaran kembali lagi seperti semula. Itu puasanya jadi percuma saja. Tutup Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy.

Editor : Saderun Muda

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan