Beranda / Trending / Surta Wijaya, Ketua APDESI, Dukung Inisiatif Tokoh Masyarakat Pakuhaji Lindungi Aset Tanah Bengkok

Surta Wijaya, Ketua APDESI, Dukung Inisiatif Tokoh Masyarakat Pakuhaji Lindungi Aset Tanah Bengkok

Tangerang, babadbanten.com

Inisiatif untuk melindungi aset desa yang digagas oleh tokoh-tokoh masyarakat Pakuhaji mendapatkan dukungan luas. Ki Bacik, Ketua MUI Kecamatan Pakuhaji sekaligus Ketua Pengurus Daerah BABAD BANTEN Kabupaten Tangerang, memimpin langkah ini. Ketua APDESI Nasional, Surta Wijaya, juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya tersebut.

Strategi Melindungi Aset Desa

Para tokoh masyarakat Pakuhaji merancang langkah perlindungan terhadap tanah bengkok seluas sekitar 120 hektar. Gagasan ini bertujuan menjaga keberadaan tanah tersebut sebagai aset strategis desa. Selain itu, rencana ini menjadi bagian dari persiapan jika Kabupaten Tangerang Utara terbentuk di masa depan.

Langkah ini juga dianggap penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan perlindungan yang tepat, tanah bengkok akan tetap berfungsi sebagai aset desa yang memberi manfaat besar.

Dukungan Ketua APDESI

Surta Wijaya, Ketua APDESI Nasional sekaligus putra asli Tangerang Utara, menyampaikan dukungan penuh terhadap gagasan ini. Ia menilai upaya tersebut sangat relevan, mengingat dinamika pembangunan yang terus berkembang di kawasan Tangerang Utara.

“Tanah bengkok memiliki nilai penting bagi desa. Dengan pembangunan yang begitu pesat, kita harus menjaga aset ini agar tidak berpindah tangan secara tidak bertanggung jawab,” ungkap Surta saat berbicara dengan babadbanten.com pada Minggu (22/12/2024).

Ia juga menegaskan bahwa APDESI siap bekerja sama dengan masyarakat untuk memastikan tanah bengkok terlindungi sepenuhnya. Upaya ini dilakukan demi menjaga fungsi aset desa agar tetap sesuai dengan peruntukannya.

Komitmen Sebagai Putra Daerah

Selain perannya sebagai Ketua APDESI, Surta menyatakan keterpanggilan moralnya sebagai putra asli Tangerang Utara. Ia berkomitmen untuk mendampingi tokoh masyarakat dalam mengawal pembangunan di wilayah tersebut.

“Saya merasa wajib ikut terlibat. Bersama tokoh masyarakat Tangerang Utara, kita harus memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan, termasuk melindungi aset desa seperti tanah bengkok,” tegasnya.

Perlindungan untuk Masa Depan

Inisiatif ini menjadi wujud kepedulian masyarakat Pakuhaji terhadap aset desa yang bernilai strategis. Perlindungan tanah bengkok bukan hanya penting untuk saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.

Kolaborasi antara APDESI dan berbagai pihak diharapkan memastikan keberlanjutan aset desa ini. Langkah ini juga menjadi contoh pengelolaan aset yang bijak, berpandangan jauh ke depan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan