Beranda / Trending / Sikapi Gerakan Mahasiswa dengan Penjelasan Yang masuk Akal : Masukan Untuk Presiden Prabowo

Sikapi Gerakan Mahasiswa dengan Penjelasan Yang masuk Akal : Masukan Untuk Presiden Prabowo

Sikapi Gerakan Mahasiswa dengan Penjelasan Yang masuk Akal : Masukan Untuk Presiden Prabowo

Tangerang, Senin 15/06/2026 (babadbanten.com). Menarik sekali menyaksikan ruang demokrasi yang sehat di negara kita. Setiap kita bisa mengutarakan pikiran, perasaan dan tuntutan kepada Pemerintah tanpa rasa takut dan sungkan.

Hal ini membuktikan bahwa demokrasi kita sudah sehat dan dewasa. Dengan begitu, masa depan Indonesia Emas di tahun 2045 yang sudah jauh-jauh dicanangkan insyaallah bisa terwujud.

Namun, menuju Indonesia Emas 2045 bukanlah tanpa perjuangan dan pengorbanan. Pasti banyak jalan berliku, licin dan terjal. Kita percaya, bila kita bisa melewati setiap episodenya pasti sampai ke tujuan.

Salah satu jalan terjal yang harus dilewati adalah Jalan Kritisme para mahasiswa. Dalam melewati jalan Kritisme Mahasiswa, pemerintah harus siap lahir batin. Tidak perlu baperan. Sebab semakin baperan semakin menunjukkan kelemahan mental spiritual Pemerintah dan itu akan mudah goyah dan pasti tumbang di tengah jalan.

Jalan Kritisme mahasiswa tidak bisa ditundukkan dengan kekuasaan yang jumawah. Dia hanya bisa tunduk dengan kebijaksanaan dan sikap Andap Asor.

Sejarah kekuasaan, bila kita simak dari kitab sejarah banyak yang tumbang melawan kritisme karena sikap jumawah. Merasa punya segalanya dan bisa segalanya.

Kita sebut saja contohnya, Runtuhnya kekuasaan Fir’aun karena merasa jumawah. Fir’aun berfikir bisa menghabisi gerakan kritisme Musa. Sehingga mengejar Musa hingga ke “tengah laut”. Padahal seandainya Fir’aun kembali konsolidasi dan melakukan evaluasi dengan seksama dengan para Menterinya besar kemungkinan Fir’aun akan
Selamat dan tercatat sebagai Penguasa yang sukses.

Sebagai catatan pinggiran Buat Bapak Presiden Prabowo diakhir tulisan ini, penulis ingin katakan bahwa gerakan mahasiswa dan rakyat yang pernah terjadi di negara kita hingga meruntuhkan kekuasaan para presiden kita di era soekarno, Soeharto dan Gus Dur, selalu diawali oleh isu-isu sederhana dan terdengar remeh temeh.

Namun karena direspon dengan reaksi yang berlebihan oleh kekuasaan seperti kisah Fir’aun tersebut maka ide dan obrolan di warung kopi berubah menjadi bola salju gerakan yang bisa meruntuhkan kekuasaan.

Jadi, sikapi demonstrasi mahasiswa dan rakyat dengan cara yang wajar, manusiawi dan beri penjelasan dengan masuk akal.

Bila kita baca 5 tuntutan Mahasiswa tidak ada yang baru dan aneh-aneh. Tinggal diberi penjelasan yang meyakinkan kepada rakyat bahwa pemerintah masih bisa bekerja untuk rakyat dengan sebenar-benarnya. Dan itu dibuktikan dengan kerja-kerja politik yang nyata.(101).

Penulis Tubagus Soleh, Ketua Umum Pucuk Umun BABAD BANTEN

Editor : Raden Shoodrun Muda

Views: 5

Tag:

Tinggalkan Balasan