Di Usia 1448 Tahun, Islam sedang Tidak Berdaya: Sebuah Refleksi
Tangerang, Kamis 18/06/2026 (babadbanten.com). Islam sedang tidak berdaya. Umat Islam seperti buih yang begitu gampang dipermainkan, diperdaya dan diombang-ambingkan oleh game dunia.
Ketidakberdayaan Islam bisa kita rujuk pada tanah Palestina, Iran, Suriah bahkan di negara kita sendiri Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja.
Betul, Islam memiliki penganut mayoritas di negara kita bahkan di dunia penganutnya 1 milyar lebih. Tapi jumlah penganut Islam yang begitu besar tidak menjadi kekuatan dunia yang menentukan. Umat Islam masih sangat rapuh.
Saat ini pun, Islam terlihat hanyalah dijadikan lipstik untuk mempercantik dunia saja. Perannya cuma pemain pembantu.Tapi siapa yang menulis scriptnya, siapa yang menjadi sutradaranya dunia, siapa aktor utamanya, Umat Islam tidak tahu. Islam tidak lagi menjadi pemain utama.
Maka wajar saja bila Palestina, Iran, Afganistan, dan negara-negara yang mayoritas pemeluk Islam begitu mudah dijadikan boneka dan game dunia.
Mungkin, pikiran kita bertanya-tanya siapa yang begitu berani memainkan Islam dan Umatnya menjadi game yang gampangan.
Mereka seolah-olah penguasa full di dunia ini. Islam sebagai Rahmah bagi semua makhluk dan Rahmatan Lil Alamin dibikin tidak berkutik sama sekali.
Di usia Islam yang ke 1448 tahun tidak lagi berasa memiliki “api”, “bara”, dan spirit yang memercikkan perlawanan dan revolusi yang bisa membebaskan umat manusia dari cengkraman “elite global”.
Islam di usianya yang ke 1448 tahun hanyalah pemain kecil yang sekarang dalam genggaman Amerika,Rusia, Tiongkok dan Eropa.
Islam di usianya yang ke 1448 tahun sudah tidak berdaya lagi dan sedang tidak baik-baik saja.
Apakah benar “omongan” orang umat Islam hanya sampai pada Usia 1500 tahun?
Bila omongan itu benar, the end dunia berarti bukan Islam. Lalu apa yang harus kita lakukan? Mari kita berfikir serius dikit. (101).
Penulis Tubagus Soleh, Ketua Umum Pucuk Umun BABAD BANTEN
Editor : Raden Shoodrun Muda
Views: 5







