Jakarta (babadbanten.com). Prasasti Ciaruteun adalah salah satu jejak sejarah keren dari masa Raja Purnawarman di Kerajaan Tarumanagara. Prasasti ini sudah resmi jadi cagar budaya sejak 1998 dan diperbarui lagi pada 2015. Ditulis dalam aksara Pallawa dengan bahasa Sansekerta, prasasti ini menunjukkan kuatnya pengaruh budaya India pada masa itu.
Uniknya, ada ukiran telapak kaki di prasasti ini yang melambangkan kekuasaan dan keagungan Raja Purnawarman, mirip dengan simbol Dewa Wisnu. Prasasti ini pertama kali ditemukan tahun 1863 di dekat Ciampea. Meski sempat
hanyut akibat banjir di tahun 1893, akhirnya berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke tempat asal pada 1903. Kemudian, untuk melindunginya, prasasti ini dipindahkan ke Desa Ciaruteun lir, Bogor, pada tahun 1981 dan diberi cungkup. Yang bikin makin menarik, prasasti ini punya dua bagian: satu dengan tulisan puisi India yang indah berirama anustubh, dan satu lagi dengan ukiran labalaba yang artistik. Tidak cuma jadi peninggalan sejarah, Prasasti Ciaruteun juga merupakan simbol identitas budaya Indonesia yang luar biasa. Yuk, kita lestarikan dan terus belajar dari warisan budaya ini. (red/ts/101)
kontributor Pangeran Iip Ponto
editor soleh dan fitra
Views: 0







