Catatan Sufi Syeikh Tubagus Fahman Arafat Rois JATMAN Wustho Banten
Banten (BabadBanten.com)
Pada masa perjuangan kemerdekaan, Ir. Sukarno, Mama Kadzim bin Syeikh Asnawi Caringin, dan KH. Ahmad Khotib Banten bekerja sama mempertahankan Banten. Ketiganya berjuang melawan berbagai strategi penjajah yang berupaya menguasai kembali Nusantara, khususnya Banten.
Peran Mama Kadzim dalam Perjuangan Kemerdekaan
Mama Kadzim, putra Banten, memegang tanggung jawab besar menjaga keutuhan daerahnya dan NKRI. Sebagai kurir, ia sering menyampaikan surat kepada Presiden Sukarno, berisi aspirasi ulama dan tokoh-tokoh Banten. Wilayah Banten sendiri memiliki nilai strategis sebagai bekas Kesultanan Banten yang berpengaruh luas.
Tidak seperti banyak tokoh lainnya, Mama Kadzim tidak terjun dalam politik praktis. Ia tidak mencari jabatan strategis, apalagi terlibat dalam persaingan kekuasaan. Sebagai seorang mursyid dan pemimpin tarekat, ia memilih berada di sisi para penguasa, menjalankan tugasnya dengan prinsip mujaawaroh (berdampingan tanpa kepentingan pribadi).
KH. Ahmad Khotib Banten memberikan gelar Tubagus kepada Mama Kadzim sebagai bentuk penghormatan atas jasanya bagi masyarakat Banten.
Kontribusi pada Zaman Soeharto
Pada masa pemerintahan Soeharto, Mama Kadzim bersama para ulama mendirikan Satkar Ulama Golkar. Ia bahkan ditawari posisi Menteri Agama oleh Presiden Soeharto, namun ia menolak dengan tegas. Alasannya sederhana, “Saya sudah menjadi menteri dan presiden,” katanya, mengisyaratkan tanggung jawabnya sebagai pemimpin spiritual sudah mencakup tugas-tugas tersebut.
Peran dalam Nahdlatul Ulama (NU)
Mama Kadzim juga memiliki peran penting dalam pendirian NU di Banten. Ia adalah menantu KH. Abdurrahman Janaka, tokoh utama pendiri NU di daerah tersebut. Namun, pada masa Nasakom, ia memilih menarik diri dari aktivitas organisasi meski tidak sepenuhnya keluar dari NU.
Kesimpulan
Mama Kadzim, KH. Ahmad Khotib Banten, dan Sukarno adalah contoh nyata kolaborasi tokoh agama dan nasional dalam perjuangan kemerdekaan. Dedikasi mereka tidak hanya menjaga kedaulatan Banten, tetapi juga memperkuat fondasi NKRI. Sikap visioner Mama Kadzim, yang mengutamakan nilai spiritual di atas kepentingan politik, menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
Views: 37







