Beranda / Trending / Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy bilang Kesadaran Politik Kebangsaan Kaum Pesantren harus Bangkit

Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy bilang Kesadaran Politik Kebangsaan Kaum Pesantren harus Bangkit

Tangerang (babadbanten.com) – Kaum pesantren memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan Indonesia. Mereka menjadi salah satu pilar utama tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejarah mencatat, pada 10 November 1945, kaum pesantren memimpin perlawanan sengit melawan tentara sekutu di Surabaya. Tanpa perjuangan itu, NKRI yang baru lahir bisa saja kembali dijajah oleh tentara NICA yang membonceng sekutu.


Peran Kaum Pesantren dalam Perjuangan Kemerdekaan

Kaum pesantren bertempur dengan keberanian luar biasa. Berbekal semangat jihad fisabilillah, mereka menghadapi pasukan sekutu yang terlatih. Hasilnya, Jenderal Mallaby, panglima tertinggi sekutu, tewas di medan pertempuran.

Kejadian ini menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah perang dunia. Untuk pertama kalinya, seorang jenderal sekutu yang berpengalaman harus gugur di tangan pasukan santri dan kyai.


Kesadaran Sejarah sebagai Pilar Bangsa

Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy, Mudir JATMAN Wustho Banten sekaligus Pengasuh Pesantren Daarussa’adah, menekankan pentingnya kesadaran sejarah bangsa. Saat ditemui di dalem Pesantren pada Selasa (07/01/2025), beliau mengingatkan bahwa sejarah adalah portofolio penting untuk menjaga keberlanjutan NKRI.

“Kesadaran sejarah harus terus dihidupkan dan ditanamkan pada santri, lingkungan, serta generasi penerus bangsa. Dengan begitu, semangat juang leluhur kita tetap menyala dalam jiwa mereka,” ujar Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy.


Kaum Pesantren: Pemilik Sah Republik Indonesia

Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy menegaskan bahwa kaum pesantren memiliki saham besar dalam berdirinya Republik Indonesia. “Kita adalah pemilik sah republik ini, bukan sekadar kontraktor tanpa kuasa,” ujarnya tegas.

Beliau juga mengingatkan pentingnya memulihkan memori sejarah di kalangan kaum pesantren. Dengan kesadaran tersebut, pesantren bisa mengambil peran kepemimpinan, baik di pemerintahan maupun dalam membimbing umat.


Membawa Spirit Kemerdekaan untuk Generasi Mendatang

Menurut Kyai Tubagus, kaum pesantren harus tampil berani memimpin bangsa. Dengan memegang peran penting ini, mereka dapat memastikan janji kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh generasi sekarang dan mendatang.

“Sejarah bangsa kita harus terus hidup dan diwariskan. Hanya dengan cara ini, kita bisa menjaga spirit kemerdekaan dan mengamankan masa depan Indonesia,” tandasnya.

editor soleh dan fitra

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan