Gerakan Roy Suryo Cs, Gagal di Jokowi Sasaran dipindahin Ke Gibran. Ada Agenda apa ya?
Tangerang, Senin 05/10/2026 (babadbanten.com). Duh, engga ke bayang anak se kecil itu harus menghadapi lawan-lawan politik yang “bringas”. Mereka menyandang sederet gelar akademik yang mencorong, Pengalaman gerakan yang berpeluh keringat dan seabrek reputasi yang sudah teruji.
Menariknya, yang mereka hajar adalah Gibran, anak baru kemarin sore yang bernasib hoki. Tidak dikenal sebagai aktivis papan atas, tidak terdengar bergelimang sertifikat penghargaan atau tidak dikenal sebagai pelajar teladan yang di terima oleh Presiden di istana negara.
Ya, Gibran hanyalah anak tukang kayu, pedagang Meubel yang bernama Joko Widodo atau dikenal dengan nama populer Jokowi. Yang kebetulan juga bernasib Hoki. Dari tukang kayu, pedagang Meubel kemudian Jokowi menjadi walikota Solo (Surakarta), gubernur DKI Jakarta dan menjadi Presiden Republik Indonesia ke 7.
Nasib Hoki Jokowi ini ternyata menitis ke Gibran Putera sulung beliau. Gibran pun mengawali langkahnya dengan menjadi walikota Solo (Surakarta) dan hebatnya lagi, Gibran langsung melompat menjadi Wakil Presiden mendampingi Presiden Republik Indonesia ke 8 Haji Prabowo Subianto.
Pencapaian Gibran tentu tidak bebas syarat. Banyak polemik, banyak “musuh” dan banyak banyak “ranjau” yang dipasang. Tapi, lagi-lagi Nasib Hoki Gibran memang luar biasa. Dia tetap melaju dan dipilih rakyat menjadi wakil presiden bersama presiden terpilih Prabowo Subianto.
Bagi yang masih bisa berfikir jernih, suksesnya Gibran menjadi Wakil Presiden tidak lepas dari peran penting kedua orang tuanya Yaitu Jokowi dan Ibu Iriana. Patutlah kita apresiasi Pendidikan Keluarga (Parenting) ala Jokowi sangat sukses. Ya, Parenting ala Jokowi Iriana patut kita contoh. Sebab sudah terbukti sukses. Netes, Ne^te^s dan nitisĀ seperti Bapaknya tidaklah gampang. Hanya orang tua yang memiliki kemampuan linuih yang bisa melakukan hal tersebut.
Bagi orang awam meskipun bapaknya hebat, ibunya hebat tapi bila tidak memiliki kemampuan untuk netes ne^te^s dan nitis tidak akan pernah bisa melahirkan anak sehebat dirinya.
Dalam hal ini patut diduga Pak Jokowi bukanlah orang sembarang orang. Beliau diantara Presiden Indonesia yang baru terlihat mampu melakukan penitisan Kekuasaan kepada putera beliau tanpa jedah.
Bila pun sekarang ada perlawanan dan gerakan yang dilakukan kelompok orang, sepertinya akhir endingnya hanya membuat nama Gibran semakin berkibar. Apalagi mendekati tahun Politik 2028. Gibran bisa mendapatkan berkah yang tak terduga. Siapa tau.(101).
Penulis Tubagus Shoodrun, Ketua Klub Studi Islam dan Politik (KSIP)
Views: 4






