POKJA PANGAN CENDEKIA ICMI:
BERAWAL DARI DESA TEGAL BEDUG INDRAMAYU
(1)
Marwah Daud Ibrahim
Jakarta, Jum’at 23/05/2025 (babadbanten.com). Gagasan munculnya Pokja Pangan Cendekia ICMI berawal ketika kami bersama Dinda Majid, Andi Ani, Kang Fajar dan Ustadz Solihat, pada tgl 17 Oktober 2024 diperjalankan ke Desa Tegal Bedug, Kab Indramayu, Jawa Barat untuk menyaksikan hasil Aplikasi POC AGN yg dilakukan oleh BSIP ( sekarang BRMP Kementan) dgn mitra di lahan seluas 1000 Ha.
Hasilnya pengujian sungguh luar biasa. Ternyata dgn benih yg tersertifikasi, Pupuk organik yg berkualitas dan diaplikasi dgn benar, air yang tersedia memadai, dan pengolahan lahan yg maksimal, maka lahan INTENSIFIKASI dapat menghasilkan peningkatan produksi rerata 3 Ton GKP per HA. Kenaikan dari 6-7 ton menjadi 9-12 ton GKG Per HA ( lihat laporan) membuat kami kagum dan tergerak. Masyaallah… alhamdulillah. Luar biasa.
Bayangkan, dengan asumsi kenaikan hasil panen 3 ton / Ha, jika dilakukan penanaman 1 juta Ha akan menghasilkan 3 juta ton per musim panen. Dengan dua musim panen maka bisa hasilkan beras setara dgn nilai yg kita impor lk 3- 4 juta ton per tahun.
Jangan lupa ada peluang peningkatan kesejahtersaan bagi keluarga tani di sana. Terbuka pula lapangan kerja dan peluang usaha bagi kaum muda atau petani milleneal di sana. Ini sejalan dgn Program Asta Cita Presiden Prabowo.
Serta ada peluang meningkatkan IMTAK IMTAQ masyarakat di sana. Ini sesuai dgn tugas ICMI. Betul – betul menginspirasi dan menggerakkan.
Kamipun jadi sangat serius. Kami berkunjung ke BSIP Lembang, dan mengundang Bpk Dr. Ir. Rustan Massinai dan Ibu Dr. Tri Hastini ke ICMI Center memaparkan ttg proses dan hasil uji coba tsb.
Timbul pertanyaan dalam fikiran kami: Jika pihak Kementan, di bawah Komando Bpk Dr. Andi Amran Sulaiman, dibantu Pak Wamentan Sudaryono beserta jajaran, sudah sangat luar biasa dlm memacu program swasembada pangan, bahu membahu dgn TNI, Polri, dunia usaha, Kementrian, lembaga dan badan terkait dalam dan luar negeri.
Lalu apa dan di mana peran para cendekiwan, khususnya ICMI?
Penulis adalah Tokoh ICMI Nasional
Editor : raden sadrun muda
Views: 7







