Beranda / Trending / Bila Wadahnya Bocor, Jangan Tumpahkan Nasi dan Lauk pauknya

Bila Wadahnya Bocor, Jangan Tumpahkan Nasi dan Lauk pauknya

Bila Wadahnya Bocor, Jangan Tumpahkan Nasi dan Lauk pauknya

Tangerang, Senin 15/06/2026 (babadbanten.com). Kita tidak bisa pungkiri, banyak yang mendapatkan manfaat dari Program Nasional MBG. Dari para pejabat level tinggi hingga para siswa-siswi dan Ibu Hamil.

Namun untuk level Pejabat tingginya yang mendapatkan manfaat karena jabatannya kita sebut koruptor. Saking merasa jumawa karena jabatannya, wakil ketua BGN sempet mengatai ketua BEM UGM Tiyo Ardianto sebagai monyet. Umpatan yang seharusnya tidak keluar dari seorang pejabat teras BGN.

Jujur saja, Program MBG penulis katakan banyak manfaatnya. Ada sekitar 40 jutaan lebih siswa-siswi yang menerima manfaat dari program MBG. Hal ini membuktikan bahwa program MBG ini wajib dilanjutkan bahkan perlu ditingkatkan kualitasnya.

Bahwa ada kritik tajam terhadap manajemen tata kelolanya dan telah terjadi korupsi yang gila-gilaan oleh Kepala BGN Dadan Hindayana, dan Wakilnya Sony Sonjaya dan Ludwig Busung serta Andri Mulyono bos vendor pengadaan Motor Listrik yang harganya diluar nalar. Tidaklah lantas kita harus bersikap reaktif dengan menutup program MBG yang sudah berjalan dan bermanfaat bagi siswa-siswi yang jumlahnya sangat besar.

Penulis setuju, Presiden Prabowo harus melakukan evaluasi secara seksama dan rijid terhadap pelaksanaan teknis Program MBG. Tidak hanya berhenti dan puas karena Dadan dkk sudah masuk hotel prodeo. Dan sudah mengangkat Kepala BGN yang baru untuk melaksanakan tugas dari Presiden.

Tapi bila Presiden abai terhadap masukan dari Aktivis Mahasiswa dan rakyat serta berbagai elemen masyarakat luas. Penulis yakin, ekspektasi masyarakat tidak akan terakomodir dengan baik dalam desain evaluasi Program MBG pasca Dadan dkk di tangkap.

Agar program MBG ini bisa berjalan sesuai ekspektasi masyarakat, hemat penulis, Presiden Prabowo harus membentuk tim khusus “telik sandi” yang bertugas khusus untuk mengamati dan mengawasi dengan seksama secara senyap . Tim ini juga nantinya langsung laporan kepada Presiden. Sehingga tidak ada mis atau sekedar laporan ABS.

Harapan masyarakat terhadap keberhasilan dan keberlanjutan program MBG ini sangat besar. Maka wajib hukumnya bagi Presiden Prabowo untuk sungguh-sungguh melaksanakan program MBG dengan baik.

Kita tidak berharap, bila wadahnya Bocor, janganlah nasi dan lauk-pauknya juga ikut dibuang.

Insyaallah Presiden Prabowo mau mendengarkan suara rakyat dengan hati nurani dan pikiran yang jernih. (101).

Penulis Tubagus Soleh, Ketua Umum Pucuk Umun BABAD BANTEN

Editor : Raden Shoodrun Muda

Views: 3

Tag:

Tinggalkan Balasan