Jejak Dakwah Raden Aria Wiranegara (Syekh Cili Wulung) dan Keturunannya di Banten dan Tangerang
Tangerang, Senin 06/04/2026 (babadbanten.com). Raden Aria Wiranegara yang dikenal oleh masyarakat dengan nama Syekh Cili Wulung merupakan salah satu tokoh ulama penyebar Islam yang memiliki pengaruh besar di wilayah Banten dan Tangerang. Melalui dakwah beliau dan keturunannya, ajaran Islam berkembang luas dan melahirkan banyak alim ulama serta wali Allah yang tersebar di berbagai daerah khususnya di Banten dan Tangerang.
Empat Anak Syekh Cili Wulung
Syekh Cili Wulung diketahui memiliki empat orang anak, terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan, yaitu:
Pertama, Syekh Cinding
Beliau berdakwah di wilayah Tegal Ligado, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Kedua, Syekh Sa’udin
Beliau bermukim dan berdakwah di Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.
Ketiga, Syekh Suaeb
Beliau menetap di wilayah Kersen, Desa Kandawati, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Keempat, Nyi Ratu Fatimah Az-Zahra
Beliau tinggal di wilayah Kuranji, Desa Cakung, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang.
Dari keempat putera puteri beliau lahirlah keturunan yang melahirkan generasi-generasi ulama dan tokoh agama yang berperan penting dalam syiar Islam di tanah Banten dan Tangerang.
Persebaran Keturunan Syekh Cinding
Sebagai anak pertama, Syekh Cinding memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di wilayah Tangerang Utara. Keturunannya tersebar luas melalui jalur keluarga KH. Habib (Kyai Amba) bin Syekh Cinding.
Beberapa wilayah persebaran keturunannya antara lain:
Kampung Kirabun
Dari garis keturunan Syekh Tb. Muhsin → Kyai Abdul Ghofar (Kyai Afar) yang menikah dengan Nyi Kintel (putri Kyai Amba).
Keturunannya banyak tersebar di Kosambi Dalam, Pasir Buah, dan Kirabun.
Kampung Koja dan sekitarnya
Dari Syekh Adung bin Kyai Amba.
Keturunannya menyebar di Koja, Paridan, Gaga Tegal, Cijeruk, dan Pagenjahan.
Desa Gandaria
Dari garis Buyut Kembar → Kyai Kabir → Kyai Atik → Kyai Jalal → Kyai Amba.
Persebaran meliputi Gandaria, Tamiang Tenggulun, Rawaluh, dan Gandaria Buthong.
Kampung Karang Kobong
Dari garis Kyai Jalal bin Kyai Amba.
Keturunannya tersebar di Karang Kobong, Cidoko, Kulung Baya, Ranca Gede, dan Bolang.
Masih banyak wilayah lain yang juga menjadi tempat berkembangnya keturunan beliau.
Peran Syekh Sa’udin di Lempuyang
Syekh Sa’udin, saudara Syekh Cinding, memiliki kisah dakwah yang menarik. Beliau dipinang oleh seorang tokoh setempat, Kyai Tolyot dari Lempuyang, untuk menikahi putrinya.
Pada masa itu, wilayah Serang Utara dikenal sebagai daerah yang cukup keras dengan dominasi para jawara, serta minimnya pemahaman agama. Melalui pernikahan tersebut, Syekh Sa’udin kemudian menetap dan berdakwah di Lempuyang.
Dengan bimbingan beliau, wilayah tersebut mulai mengalami perubahan besar. Dakwah Islam berkembang pesat, dan banyak santri serta keturunannya yang kemudian menyebar di daerah tersebut dan sekitarnya.
Syekh Suaeb dan Dakwah di Cakung Binuang
Anak ketiga, Syekh Suaeb, menetap di wilayah Cakung, Binuang. Di sana, beliau melanjutkan perjuangan dakwah Islam dan membina masyarakat setempat.
Keturunan Syekh Suaeb hingga kini banyak tersebar di wilayah Binuang dan daerah sekitarnya, menjadi bagian dari jaringan ulama lokal yang terus menjaga tradisi keislaman.
Nyi Ratu Fatimah Az-Zahra melahirkan Waliyulloh Syekh Hasan Basri Cakung Kresek
Putri Syekh Cili Wulung, Nyi Ratu Fatimah Az-Zahra, menikah dengan Syekh Maulana Ratu Bagus Mahmud bin Pangeran Soleh bin Sultan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Kodir. Dari pernikahan ini lahir seorang tokoh yang dikenal Yaitu Syekh Hasan Bashri, yang masyhur sebagai Wali di Pulau Jawa.
Dari garis keturunan Nyai Ratu Fatimah Az Zahra ini turut memperkuat jaringan dakwah Islam yang berkembang di berbagai wilayah Jawa dan Banten.
Catatan dan Sumber Informasi
Kitab Perimbon Parahyangan Tangerang, penuturan dzuriyat (keturunan) Syekh Cili Wulung di Tangerang Utara dan Fesbuk Abah Hadi, Pendiri dan Pengasuh Padepokan Ad Dzikri Nurul Qulub 165, Kragilan, Serang, Banten.
Editor : Mas Saenoen
Views: 33







