Beranda / Trending / Sang Sultan hal 2

Sang Sultan hal 2

Sang Sultan

Memilih Jalan Sunyi

Aku telusuri setiap jalan tikus hingga mentok atau bertemu sambungannya ditengah jalan.

Aku sadar, menelusuri cerita runtuhnya sebuah Kerajaan besar seperti kesultanan Banten banyak liku yang aku dilalui dan dilakoni.

Tidak cukup hanya mendengarkan cerita yang dipermukaan. Atau buku-buku sejarah yang ditulis oleh sang pemenang.

Dari penelusuran jalan tikus ini aku mendapatkan satu keyakinan atau bisa juga disebut ramalan nubuwah tentang pasti kesultanan Banten tegak kembali.

Bagi mereka yang meyakini hal tersebut, mengatakan bila waktunya tiba semuanya bakal kembali. Ada pepatah yang diyakini kebo bule bakal balik kandang.

Tapi dijalan tikus juga aku bertemu dengan kelompok yang meyakini semuanya sudah berakhir. Zaman sudah berubah. Kita tidak mungkin kembali ke zaman masa lalu.

Keyakinan mereka pun sangat kokoh dan kuat. Kesultanan Banten tinggal cerita masa lalu saja. Sangatlah mustahil bisa kembali tegak.

Mereka mengatakan, tidak ada tanda-tanda zamannya semuanya akan kembali seperti semula. Biarlah yang lalu berlalu. Sekarang zamannya sekarang.

Keduanya, aku simak dengan cermat dan teliti. Aku kaji dan kunyah dengan pelan-pelan.

Sebab perasaanku menuntunku untuk melangkah lebih jauh lagi. Agar banyak jalan tikus yang aku pernah lalui.

Disitu pula besar kemungkinannya aku mendapatkan petunjuk yang lain yang bisa membuatku mengambil kesimpulan dengan matang. (Bersambung).

Cerber Tubagus Soleh, ketum Pucuk Umun Babad Banten

Views: 7

Tag:

Tinggalkan Balasan