Menu

Mode Gelap
Thoriqot, Pilar Utama Pergerakan BABAD BANTEN Inkompentensi Pejabat Sangat Membahayakan Bagi Masa Depan Bangsa Belajar dari Pohon Bambu Pondok Pesantren Modern Daarul Muttaqien : Melahirkan Alumni Hebat FILSAFAT RASA: Menemukan Kembali Organ Pengetahuan Nusantara

Berita · 27 Des 2024 07:46 WIB ·

Mendorong Komunikasi Polemik PIK 2: Ki Bacik Pakuhaji Tegaskan Sisi Positif untuk Kemajuan Tangerang Utara


 Mendorong Komunikasi Polemik PIK 2: Ki Bacik Pakuhaji Tegaskan Sisi Positif untuk Kemajuan Tangerang Utara Perbesar

Tangerang, babadbanten.com

PIK 2: Dari Isu Lokal hingga Perhatian Publik

Pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2 telah menjadi sorotan publik. Awalnya, proyek ini berjalan tenang, namun kini berubah menjadi topik panas. Banyak gosip, isu, dan pendapat bermunculan, terutama dari pihak yang sebelumnya tidak peduli.

PIK 2 kini menjadi sumber polemik, menarik perhatian berbagai kalangan. Bahkan, individu yang tidak memahami situasi sebenarnya mulai berkomentar, seolah-olah paling tahu persoalan yang terjadi.

Objektivitas dalam Menyikapi PIK 2

Ki Bacik Pakuhaji, Tokoh Muda Tangerang Utara, mengungkapkan pentingnya bersikap objektif terhadap PIK 2. Kepada babadbanten.com pada Jumat (6/12/2024), ia menegaskan bahwa semua pihak harus menghindari prasangka buruk atau suudzon.

“Jika dilihat secara utuh, PIK 2 memiliki potensi besar untuk menjadi katalisator kemajuan Tangerang Utara,” ujar Ki Bacik.

Ia juga menekankan perlunya keterbukaan, transparansi, dan objektivitas dari semua pihak terkait. Dengan pendekatan ini, setiap aspek proyek dapat dipahami secara jelas, baik manfaat maupun tantangannya.

Mengawal Proses Pengembangan PIK 2

Menurut Ki Bacik, meskipun PIK 2 memiliki nilai bisnis, masyarakat perlu memastikan bahwa proses pengembangan proyek ini memberikan manfaat nyata bagi mereka yang terdampak. “Kita harus mengawal PSN PIK 2 agar benar-benar membawa dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh terjebak oleh narasi yang tidak produktif atau destruktif. Isu-isu negatif hanya akan memicu kerugian sosial yang lebih besar.

“Proses pengembangan PSN PIK 2 seharusnya menjadi peluang untuk kemajuan Tangerang Utara, bukan menjadi sumber kerusakan sosial yang tidak perlu,” lanjutnya.

Pentingnya Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan

Ki Bacik menegaskan pentingnya membuka komunikasi dengan semua pihak, terutama para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat di Tangerang Utara. Mereka adalah pihak yang paling terdampak langsung oleh pembangunan PIK 2.

“Berani membuka komunikasi adalah langkah kunci. Ini memastikan proyek berjalan sesuai tujuan tanpa mengesampingkan masyarakat,” tandas Ki Bacik, yang juga menjabat sebagai Ketua BABAD BANTEN Kabupaten Tangerang.

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Thoriqot, Pilar Utama Pergerakan BABAD BANTEN

4 Desember 2025 - 23:04 WIB

Inkompentensi Pejabat Sangat Membahayakan Bagi Masa Depan Bangsa

4 Desember 2025 - 03:46 WIB

Belajar dari Pohon Bambu

4 Desember 2025 - 02:35 WIB

Pondok Pesantren Modern Daarul Muttaqien : Melahirkan Alumni Hebat

3 Desember 2025 - 06:27 WIB

FILSAFAT RASA: Menemukan Kembali Organ Pengetahuan Nusantara

3 Desember 2025 - 04:32 WIB

Untuk Apa Banyak-banyak Kawan

3 Desember 2025 - 03:51 WIB

Trending di Berita