Buku Kedua Cerpen Tubagus
Penulis Tubagus Shoodrun
Bagian Keenam
Masa lalu tidak bisa di ubah, Tapi Masa Depan Kita bisa tentukan
Tangerang Selatan, Rabu 23/09/2026 (babadbanten.com). Aku suara tenang kawanku ngomong, “kesultanan Banten di Runtuh. Sudah di hapus. Sekarang sudah zamannya Republik Indonesia. Apa gunanya memperjuangkan eksistensi Kesultanan Banten di zaman sekarang”, ucap kawanku dengan mantap.
Omongan kawanku masuk akal. Sangat rasional. Bahkan aku membetulkan pandangan kawanku itu. Sebab faktanya memang Kesultanan Banten sudah runtuh. Sudah tidak punya legitimasi Politik sebagai Institusi negara. Faktanya sekarang kesultanan Banten sudah menjadi bagian satu kesatuan Republik Indonesia.
Tidak ada bantahan dari diriku yang terdalam. Aku hanya merasakan semilir angin yang menyapa kulitku. Aku merasakannya dengan lembut. Aku pun memilih merenungi sejarah masa lalu kesultanan Banten. Meskipun dengan data dan informasi yang simpang siur.
Meskipun begitu, aku melihat ada sesuatu yang masih samar-samar. Ada sesuatu yang masih disembunyikan dengan rapih. Mungkin, rahasia ini hanya boleh dilihat, dipahami, dimengerti bahkan bisa saja sesuatu ini merupakan puzzle sejarah yang super penting yang bisa disambungkan sebagai mata rantai perjuangan leluhur Kesultanan Banten yang sengaja disamarkan dari mata biasa.
Begitu pentingnya, sehingga tidak sembarang keturunan kesultanan Banten dan orang luar untuk memasuki “gua” yang penuh dengan kejutan.
Aku biarkan pikiranku menari-nari dengan logika yang semakin gelisah. Karena aku sadar, aku tidak mungkin bisa menemukan kebenaran tanpa keberanian membaca dan berfikir dengan berani. Hanya dengan keberanian berfikir dan keberanian bersikaplah kita bisa memasuki gua rahasia yang selama ini tertutupi.
Saat ini aku sadar, masa lalu sudah berlalu. Tidak ada yang bisa dirubah dari masa lalu. Dan itu tidak perlu diperdebatkan dengan berkuah kata.
Namun untuk masa depan kita masih bisa diskusikan dan masih bisa kita bikin skenario yang hebat. Sebab masa depan masih bisa kita tentukan. Sekarang, jarum jam sejarah tidak boleh lagi bergerak tanpa sknario masa depan. Akupun tersenyum dengan mantap. (Bersambung).
Ciputat, Rabu 23/09/2026
Jam 06.12
Views: 11






