Menu

Mode Gelap
Thoriqot, Pilar Utama Pergerakan BABAD BANTEN Inkompentensi Pejabat Sangat Membahayakan Bagi Masa Depan Bangsa Belajar dari Pohon Bambu Pondok Pesantren Modern Daarul Muttaqien : Melahirkan Alumni Hebat FILSAFAT RASA: Menemukan Kembali Organ Pengetahuan Nusantara

Agama Islam · 31 Mar 2025 23:48 WIB ·

Keluarga Besar Pesantren Daarussa’adah Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H


 Keluarga Besar Pondok Pesantren Daarussa'adah Jatiuwung Kota Tangerang Perbesar

Keluarga Besar Pondok Pesantren Daarussa'adah Jatiuwung Kota Tangerang

Keluarga Besar Pesantren Daarussa’adah Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Tangerang, Selasa 01/04/2025 (babadbanten.com)

Keluarga Besar Pondok Pesantren Daarussa’adah Kp Doyong kelurahan Alamjaya Jatiuwung Kota Tangerang Banten mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Insyaallah Ibadah Puasa kita di Bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT. Dan menjadi bekal taqwa kita untuk setahun ke depannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kyai Haji Tubagus Sehabudin Assa’idiy Pengasuh Pondok Pesantren Daarussa’adah dan Waktal 38 PPS Sirnarasa Ciamis kepada babadbanten.com di Tangerang.

Menurut Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy, momentum Idul Fitri merupakan waktu yang tepat buat kita semua untuk bisa merasakan makna diri kita dan hidup kita. Makna Diri artinya, kita dipaksa untuk lebih mengenal diri kita.

“Ada ucapan Siapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhannya”, ujar Kyai Tubagus Sehabudin.

Sedangkan Makna Hidup itu bermakna bahwa kita hidup tidak sendiri. Kita hidup ada yang menghidupi. Kita hidup di dunia. Nah diri, Yang Menghidupi dan hidup di dunia itu memiliki keterkaitan yang saling mengikat.

“Orang yang sudah mengenal dirinya dia pasti Mengenal Yang Menghidupinya dan pasti dia akan menjalani kehidupan di dunia ini yang sesuai dengan kemauan Yang Maha Menghidupi”, Ucap Kyai Sehabudin Assa’idiy.

Jadi makna Idul Fitri kembali menjadi Fitrah harus kita syukuri dengan penuh kegembiraan.

“Para wali dulu menyebutnya dengan Hari Lebaran. Lebarkan semuanya. Buka pintu maaf selebar-lebarnya. Buka pintu rumah lebar-lebar, siapapun datang dan boleh mencicipi hidangan yang kita sediakan dengan penuh gembira. Makanya oleh para wali hari itu dinamakan hari lebaran. Yaitu Hari Raya habis beres puasa ramadhan. Sampai sekarang tradisi itu masih terus berlanjut”, kata Kyai Sehab.

“Insyaallah kita semua mendapat berkah Ramadhan tahun ini dan bisa bertemu kembali Ramadhan tahun depan serta bisa berhari raya lagi. Amin.”, Tutup Waktal 38 PPS Sirnarasa Ciamis.

Editor : Saderun Muda

Artikel ini telah dibaca 143 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Thoriqot, Pilar Utama Pergerakan BABAD BANTEN

4 Desember 2025 - 23:04 WIB

Inkompentensi Pejabat Sangat Membahayakan Bagi Masa Depan Bangsa

4 Desember 2025 - 03:46 WIB

Belajar dari Pohon Bambu

4 Desember 2025 - 02:35 WIB

Pondok Pesantren Modern Daarul Muttaqien : Melahirkan Alumni Hebat

3 Desember 2025 - 06:27 WIB

FILSAFAT RASA: Menemukan Kembali Organ Pengetahuan Nusantara

3 Desember 2025 - 04:32 WIB

Untuk Apa Banyak-banyak Kawan

3 Desember 2025 - 03:51 WIB

Trending di Berita