Di Zaman Kita, Sekarang Waktunya Siklus Ketujuh Kebangkitan Kesultanan Banten
Tangerang, Kamis 08/01/2026 (babadbanten.com). Banten sejak zaman Karuhun sudah menjadi perhatian dunia. Di mulai dari kerajaan Salakanegara, Padjajaran Banten hingga masa Kesultanan Banten.
Bahkan diyakini seluruh Raja di Nusantara masih keturunan Banten. Atau setidaknya masih punya kaitan nasab silsilah yang tersambung dengan Banten. Sejarah Banten di masa Karuhun tersebut hingga kini masih menyala dan hidup.
Di masa Karuhun. Tercatat anak keturunan dari Kerajaan Salakanegara diyakini yang mendirikan Kerajaan Majapahit yang kemudian mampu menjadi imperium di Nusantara yang disegani.
Masih banyak lagi kisah Karuhun Banten yang perlu dibaca, dikaji, direnungi, ditirakatkan, dan ditransformasikan di zaman sekarang sebagai sumber energi spiritual yang tidak lekang karena waktu dan zaman.
Di zaman Kesultanan Banten misalnya, Karuhun Banten sudah mampu membangun kesultanan Banten sebagai imperium yang disegani di dunia.
Di zaman itu, kesultanan Banten sudah mengirim duta besar ke Eropa seperti ke Kerajaan Inggris dan menjadi pusat perdagangan dunia yang menjadi bertemunya para konglomerat, bangsawan dan pejabat kerajaan dunia masa itu.
Sejarah Kesultanan Banten yang gemilang tersebut menjadi bahan ajar buat kita sebagai generasi penerus agar mata rantai perjuangan leluhur Banten tetap tersambung dengan kita sebagai generasi zamannya.
Dari beberapa ucapan pinisepuh Banten, diyakini bahwa Kesultanan Banten Pasti Tegak kembali secara legitimate dalam bingkai NKRI. Yang menarik dari diskusi dengan pinisepuh adalah bahwa kebangkitan Banten tersebut terjadi di siklus ketujuh.
Nah, bila kita lihat bisa jadi yang dimaksud dengan siklus ketujuh ini masuk di zaman kita sekarang. Ya di era kita sekarang.
Berdasarkan kajian sejarah Karuhun yang saya lakoni, kesimpulannya saya percaya, Kesultanan Banten pasti tegak kembali secara legitimate dalam bingkai NKRI.
Tinggal para generasi terbaik Banten dan Sang Waktu yang membuktikannya. (101)
Penulis Tubagus Soleh, Ketum Pucuk Umun BABAD BANTEN
Views: 4







