Dakwah yang Memiliki Keabsahan
Dakwah Thoriqoh hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang telah mencapai wushul kepada Allah. Tidak sembarang orang dapat menjalankan tugas ini. Bagaimana mungkin seseorang yang belum wushul mampu membimbing orang lain untuk kembali kepada Allah?
Jika dakwah dilakukan oleh orang tanpa kapasitas tersebut, dampaknya bisa sangat merusak. Kita sering melihat kerusakan sosial yang muncul akibat pendakwah yang tidak memiliki pemahaman mendalam. Beberapa bahkan berkontribusi dalam menebar kebencian atas nama dakwah.
Menghindari Dakwah yang Merusak
Fenomena pendakwah yang saling caci maki di media sosial menjadi contoh nyata. Dakwah seperti ini jauh dari nilai cinta kasih yang diajarkan oleh Islam. Tidak mungkin kebencian melahirkan cinta di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, dakwah Thoriqoh memiliki peran penting. Pendekatannya mengedepankan cinta, kearifan, dan akhlakul karimah. Para penggiat Thoriqoh, khususnya yang berhimpun di JATMAN atau organisasi serupa, memiliki tanggung jawab besar untuk meluruskan dakwah yang menyimpang.
Mengajak Bergandengan Tangan
Dakwah Thoriqoh harus menjadi solusi atas tebaran kebencian. Kita perlu bersatu untuk menyelamatkan umat manusia dari kerusakan moral yang disebabkan oleh dakwah yang tidak bertanggung jawab. Dengan kebersamaan, misi ini dapat terlaksana dengan baik.
InsyaAllah kita bisa. Amin.
Views: 0







