Beranda / Trending / KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy: Pemkot Tangerang perlu lahirkan kebijakan Ramah Pesantren

KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy: Pemkot Tangerang perlu lahirkan kebijakan Ramah Pesantren

KH Tubagus Sehabudin Assa’idiy: Pemkot Tangerang perlu lahirkan kebijakan Ramah Pesantren

Tangerang Rabu,05/03/2025 (babadbanten.com). Sebagai daerah utama penyanggah Kota Metropolitan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Kota Tangerang harus memiliki benteng pertahanan yang kokoh dan kuat. Pasalnya, sebagai Kota Global DKJ merupakan kota terbuka manusia dunia. Siapapun boleh masuk tinggal dan membawa “Missi” pribadinya masing-masing. Sebab sebagai Kota Global DKJ harus sudah mampu laksana lautan yang menerima siapapun.

Namun yang perlu diingat adalah seperti lautan tadi meskipun berbagai macam rupa diterima dan ditampung, meskipun air laut itu rasanya asin namun makhluk hidup yang dilautan tidak larut dalam keasinannya. Ya contoh nyatanya ikan yang hidup di laut dagingnya tidak asin.

Kepada babadbanten.com Kyai Haji Tubagus Sehabudin Assa’idiy mengatakan, “Kota Tangerang dalam perubahan status DKI Jakarta menjadi DKJ Jakarta harus mampu mengadaptasi perubahan tersebut. Sebab dengan dipancangkan DKJ sebagai Kota Global akan berdampak signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan Masyarakat Kota Tangerang”, ujar Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy.

Dalam Pandangan Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy, maka sudah sepatutnya Pemkot Tangerang harus memetakan Potensi terkuat dan termungkin yang bisa di upgrade menjadi benteng sosial masyarakat Kota Tangerang dari “pertempuran global” yang ada di depan mata, Kata Kyai Sehab.

Perang Global, menurut Kyai Sehab, tidak mesti seperti yang terjadi di Rusia vs Ukraina atau Israel vs Palestina, tapi “peperangan pemikiran, ekonomi, sosial, budaya bahkan yang paling krusial bisa saja terjadi “perang agama” dalam konteks metaverse.

Yang saya maksud dalam konteks metaverse, jelas Kyai Sehab adalah peperangan yang tidak kasat mata. Perang di dunia Maya. Bukankah saat ini hal tersebut begitu sangat rentan terjadi pada siapapun. Karena peperangan dunia Maya yang menjadi sasaran pokoknya adalah langsung pribadi-pribadi yang bersangkutan.

Kita bisa banyangkan, ulas kyai Sehab, bila hal itu terjadi di Kota Tangerang karena menjadi daerah yang langsung bersentuhan dengan DKJ tanpa adanya benteng yang kokoh dan kuat secara spiritual dan mental bagi masyarakatnya maka dipastikan Kota Tangerang akan tergerus dan tergusur dari akar Sosio Spiritualitas leluhurnya. Ini Sangat bahaya bagi wajah masa depan Kita Tangerang. Ungkap Kyai Sehab

Solusinya, menurut kyai Haji Tubagus Sehabudin Assa’idiy adalah Pemerintah harus memperkuat dan memberdayakan Pondok Pesantren yang ada dilingkungan Kota Tangerang dan jadikan Pondok Pesantren sebagai Benteng Hidup kota Tangerang. Oleh karena itu kebijakan Walikota dan Wakil Walikota terpilih yang sudah dilantik harus memiliki kebijakan yang saya sebut kebijakan Ramah Pesantren. Bila di periode Walikota Tangerang sebelumnya ada gedung Grha Santri maka tidak berlebihan bila di periode sekarang harus ada yang meningkat lagi. Tandas Kyai Tubagus Sehabudin Assa’idiy.

Editor : Soleh Muda

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan