Membaca Catur Kekuasaan Presiden Prabowo (bagian kedua)
Pada bagian pertama tulisan ini sudah dijelaskan langkah Politik Presiden Prabowo adalah melakukan kebijakan efesiensi anggaran. Anggaran yang tidak jelas dan tidak pro rakyat dihapus oleh beliau. Ternyata hasilnya sangat mencengangkan. Ada sekitar 300 T yang bisa disimpan.
Kebijakan efesiensi anggaran ini sangat berdampak pada mentalitas birokrat korup. Mereka yang terbiasa dengan segala fasilitas yang mudah dan mewah harus menerima dengan terpaksa atau legowo. Kebijakan ini juga memaksa tikus-tikus anggaran yang selama ini bersembunyi keluar dari sarangnya.
Disinilah langkah kedua Prabowo yang sangat elegan yaitu Menangkap Tikus tanpa membakar lumbung padinya. Bagi para birokrat dan pejabat korup tidak akan tahan dengan kebijakan efesiensi anggaran. Hanya tinggal nunggu dengan sabar siapa yang bakal terjerat jaring KPK.
Langkah kedua ini memang membutuhkan kesabaran semua pihak. Terutama rakyat yang ingin melihat perubahan cepat yang bisa dirasakan selama Prabowo menjadi Presiden.
Bagi rakyat kecil seperti kita, kita Harus kawal dengan ketat agar bisa terus membuktikan janji-janji politiknya yaitu mewujudkan Bangsa Indonesia yang sejahtera, Makmur dan Adil.(Raden Saderun/babadbanten.com)
Editor :TS101
Views: 15







