Politisi Jika Berjanji Sangat Manis
Tangerang, Kamis 14/05/2026 (babadbanten.com). Tidak ada se-manis janji kecuali janji manis Politisi. Bayangkan, banyak yang begitu saja percaya janji-janji Politisi padahal belum tentu politisi itu tahu apalagi Sadar apa yang dijanjikan.
Kita semua sudah maklum dan membuktikan manisnya janji politisi memang sangat menghanyutkan. Bahkan kita pun seolah-olah sudah mendapatkan apa yang diomongin oleh politisi. Kita semangat bekerja untuk mendapatkan suara rakyat, kita bekerja untuk bisa meyakinkan rakyat. Semuanya karena kita seolah-olah akan mendapatkan apa yang kita mau dan janji Politisi yang begitu mewah buat ukuran kita sebagai rakyat.
Politik ya memang Selalu begitu, belum tentu sesuai apa yang kita mau. Tapi belum tentu juga apa yang tidak kita mau. Orang-orang bilang, politik itu abu-abu. Tidak berwarna jelas. Dalam politik yang jelas cuma gambar partainya saja.
Kawan saya pernah mengibaratkan Politisi itu seperti tukang buah. Mereka selalu pajang buah-buahan yang terlihat segar. Kalau kita tanya mereka akan menjawab buah ini baru saja datang. Jadi memang benar-benar buah seger. Harganya pun beda dengan buah yang sudah terlihat agak layu.
Sebagai konsumen kita pun percaya begitu saja. Tanpa pikir panjang kita pun membeli dengan harga yang pedagang buah tawarkan. Karena kita yakin.
Nah begitu juga dengan politisi. Meskipun tidak sama persis implementasinya. Tapi polanya hampir sama. Yaitu janji manis.
Bedanya kalau janji pedagang buah meleset paling sekilo ruginya. Tapi kalau politisi berjanji Urusan negara bisa goyah. Pemerintahan bisa bergoyang. Bukankah hukum law of atracion akan menarik sesuai apa yang ada di mayoritas pemimpinnya. Dalam hal ini politisi dan birokrasi.
Kita bisa membayangkan, bila sesuai hukum Law ini, maka kebohongan-kebohongan itu akan menarik kebohongan yang lainnya. Janji-janji manis akan menarik janji-janji manis lainnya. Padahal dalam realitas objektifnya tidak ada yang terealisasi.
Tentu rakyat akan berfikir, politisi memang begitu ya? Untuk terpilih harus memiliki mulut yang bisa berjanji manis. Bila ini sudah menjadi ekosistem politik bangsa kita, rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi ya harus sadar.
Oleh Aliansi Rakyat Menggugat Politisi Busuk
Editor : Mas Sae Noen
Views: 13






