Beranda / Trending / Pertarungan “Walisongo” vs “9 Naga” di zaman Metaverse

Pertarungan “Walisongo” vs “9 Naga” di zaman Metaverse

Pertarungan “Walisongo” vs “9 Naga” di zaman Metaverse

Bagian kedelapan

Benarkah Republik adalah masa depan kita? Setelah Bangsa Nusantara menyatakan sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta yang berjanji Satu Tanah Air, satu Bangsa dan Satu Bahasa yaitu Indonesia. Maka masa depan bangsa Nusantara dimulai. Dari berbentuk Monarki menjadi Republik. Semua kekayaan bangsa Nusantara yang selama ini dalam kendali para Sultan dan Raja diserahkan oleh Pemerintahan baru yang berbentuk Republik.

Republik sendiri merupakan bentuk pemerintahan yang ditentukan oleh suara rakyat. Suara rakyat adalah suara Penguasa. Walaupun dalam realitas politik suara rakyat berbeda dengan keinginan penguasa yang mengendalikan pemerintahan.

Pemerintahan Republik dalam prakteknya tidak seperti yang kita bayangkan. Rakyat yang menjadi owner kekuasaan dan negara malah menjadi objek penderita bahkan jauh dari itu rakyat menjadi penonton dari para maling kekayaan negara yang begitu vulgar.

Kasus Oplosan Pertamina yang merugikan 1 Kuadriliun bahkan disinyalir lebih dari itu merupakan indikator nyata bahwa pertanyaan diawal tulisan ini sangat relevan. Apakah benar Republik itu Masa depan Bangsa Nusantara? Bila iya jawabannya tentu janji-janji kemerdekaan yang telah berusia 80 tahun seharusnya sudah terealisasi dan bisa dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia.

Sebagai bangsa kaya, tidak seharusnya kita masih menyaksikan kemiskinan dan kemelaratan ditengah gempita korupsi yang sangat gila. Mereka tidak punya malu, gajih sudah 1,8 M se bulan bahkan lebih, masih juga berfikir menjadi pencuri di lumbung sendiri. Terus apa yang bisa kita harapkan dari para penguasa republik ini yang notebene berdiri diatas alas tanah kerajaan dan kesultanan Nusantara?

Kita harus berani bertanya dan mempertanyakan kepada yang menjadi penguasa di Republik. Apakah benar sistem Republik bisa membawa Bangsa Nusantara menjadi bangsa yang sejahtera makmur penuh Iman Kepada Tuhan? Atau malah sebaliknya, Republik hanyalah bentuk lain dari perpanjangan tangan neokolonialisme terhadap Para Raja dan Sultan Nusantara? (SM/Bersambung)

Editor : Soleh Muda

Views: 1

Tag:

Tinggalkan Balasan