Oleh Tubagus Solehudin
Ketua Umum Babad Banten
Apakah Perang Masih Diperlukan?
Apakah perang masih menjadi cara utama untuk membangun tatanan dunia baru? Ataukah ada jalan lain yang memungkinkan terciptanya tatanan dunia yang adil tanpa harus diawali dengan konflik?
Sepanjang sejarah manusia, perang sering digunakan untuk memperoleh kekuasaan. Bangsa yang memenangkan perang biasanya berhak menentukan arah dunia sesuai kepentingannya.
Dari Perang Dunia I hingga Perang Dunia II
Pada Perang Dunia I, Inggris menjadi pemenang dan mengambil peran sebagai penguasa dunia. Dengan otoritas yang dimilikinya, Inggris membentuk peta dunia baru, termasuk mendukung berdirinya negara Israel dan runtuhnya Turki Ottoman. Dampaknya, mata uang Poundsterling menjadi yang terkuat di dunia.
Kemudian, pada Perang Dunia II, Amerika Serikat mengambil alih posisi dominan. Pengaruh Amerika bahkan lebih mencengkeram dibandingkan Inggris. Dalam era ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didirikan untuk mengendalikan negara-negara dunia.
Struktur Kekuasaan PBB
Dalam struktur PBB, lima negara memiliki hak veto sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB: Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan Prancis. Hak veto ini memungkinkan mereka membatalkan keputusan yang telah disepakati oleh mayoritas anggota PBB.
Namun, mengapa hanya lima negara ini yang memiliki hak veto? Pertanyaan sederhana ini sulit dijawab. Selain itu, tidak ada perwakilan umat Islam di antara negara-negara tersebut, meskipun umat Islam adalah komunitas agama terbesar kedua di dunia dengan lebih dari 2 miliar penganut.
Views: 0





